A note to my Friends

Dear friends
(anyone i can call friends; common friends; bestfriends; old friends; new friends; long-time-no-see friends; i-hope-you’re-my-friends; we’re friend but i hope we’re not; we’re friend but i hope we’re more than friend; i hope we can be friend again; any kind of friends),

This morning i woke up with a strange feeling that sometimes i’ve been so mean to you. I’m sorry for interrupting your kind of happy life, for my existence sometimes bothering you.

I really dont mean it.

I always wanna make other people happy, but i want my own happiness too. Maybe my thoughts, my behavior, or my acts don’t fit to yours that we often arguing them, or we arguing them in our own minds that each of us dont even know each others feelings.

I’m sorry for my little acts what i call ‘care’, for some of you it’s just kind of disturbs. I know some people tend to hide their feelings from others, but to me, it’s not kind of healthy life you’re living. I often show my feelings, by my attitude, by my gestures, by my words. I thought by doing that, people will know what i feel about them, so they can respond me by their original feelings too, clearly, and we dont need any ‘basa-basi’ of it. I’m not that kind of person.

For people whom i have deeper feelings, i try to clearly show mine. But what reactions i often get? Nothing but greyish fog of some nice or some not-so-nice, somethings i can’t translate to a universal language of understanding. Sometimes you’re being so nice, but other times, you’re not being nice at all. So what should i do? I can’t read human minds, i dont know people’s heart. How should i behave to these kind of people? I give my kindness, but it hurt when i get nothing but an empty hope. When i swear, ok, i won’t give anything again and learn to just let it go, unexpectedly you just came out of nowhere and made me questioning again what’s the definition of hopes.

For some friends i really forget your big days or important events that some people often celebrate and say nice things, believe me, i never forget the friendships we’re having. I love you and pray for you in silence. Life event are just one of other life events, and our connections are more than sayings and presents.

So dear friends,
(anyone i can call friends; common friends; bestfriends; old friends; new friends; long-time-no-see friends; i-hope-you’re-my-friends; we’re friend but i hope we’re not; we’re friend but i hope we’re more than friend; i hope we can be friend again; any kind of friends),

Live a healthy life, show your genuine heart, your true feelings. You’ll find its so relieving. And nobody will get hurt of honesty so long.

Yours truly,
Me.

2 days ago | 1 note | Permalink

Kamu masih tetap jadi yang selalu melayang di pikiran, yang diingat ketika terbangun, yang ditunggu dengan harap ketika gelap pekat, di waktu kita biasa berkirim pesan melalui gelombang tak nampak, dan kapanpun di waktu-waktu terdiam.

Temanku berpesan: jangan aku terlalu jatuh dalam harap, jagalah hatiku agar tetap di darat, kakiku tetap menjejak. Tapi kamu terkadang memberi pesan tersirat, yang masih tak mampu aku terjemahkan. Apakah itu hanya kebetulan acak yang ingin kulihat atau rangkaian kode yang terlalu susah. Aku tau semua teori itu, tapi untuk dibuat, aku mungkin tak kuat. Bagaimana bisa aku tak menaruh harap pada kamu yang begitu hampir sempurna. Ajaib memang bagaimana pikiran dan perasaan membawa pengaruh begitu dalam pada hari siang dan malam.

Janganlah menghilang. Aku berdoa pada Tuhan, tapi bagaimana jika kamu tak datang?

1 week ago | Permalink
TAGS . heartnote .
I met this girl 3 years ago when i visited Thailand to attend the International Landscape Architect student charette in Bangkok with some friends. She was very kind, took us strolling around the city and we made this friendships lasts accross the countries, keep connected as years passed by. Last night, i walked with her at Bandung train station, we made one of the most precious moment in our life. She is one of the bravest girl i’ve known in my life, she decided to solo travel in Indonesia in 10 days, to Jakarta, Bandung, Jogja, Bromo, and Bali. It’s the first time she travel abroad alone. Its still a long journey, always still a long journey. Farewell, and make every moment count. Don’t be afraid of taking risks, if you get lost, you’re still on earth! You can never know what this life can offer; eyes and heart wide open, take chances, give kindness. Have a wonderful journey ahead :)

I met this girl 3 years ago when i visited Thailand to attend the International Landscape Architect student charette in Bangkok with some friends. She was very kind, took us strolling around the city and we made this friendships lasts accross the countries, keep connected as years passed by. Last night, i walked with her at Bandung train station, we made one of the most precious moment in our life. She is one of the bravest girl i’ve known in my life, she decided to solo travel in Indonesia in 10 days, to Jakarta, Bandung, Jogja, Bromo, and Bali. It’s the first time she travel abroad alone. Its still a long journey, always still a long journey. Farewell, and make every moment count. Don’t be afraid of taking risks, if you get lost, you’re still on earth! You can never know what this life can offer; eyes and heart wide open, take chances, give kindness. Have a wonderful journey ahead :)

2 weeks ago | 2 notes | Permalink

sudah dua minggu belakangan, pola tidur agak bergeser. Entah kenapa, setiap malam selalu terbangun tiap 2-3 jam. Kalau tidur jam 10 malam, jam 12 terbangun, terbangun lagi jam 2 atau jam 3, terbangun lagi jam 5.

Kata seorang teman, mungkin lagi ada yang dipikirkan? Ya memang, selalu ada yang dipikirkan. Mungkin perasaan kamu lagi gak tenang? hmm… yah memang belakangan ada yang membuat sedikit insecure, tidak tenang akan perasaan diri sendiri yang menyangkut perasaan orang lain. Kadang memang overthinking, bagaimana orang lain memandang dan menilai saya, apakah saya cukup baik bersikap, apakah saya berbicara dan berperilaku baik bagi orang tertentu.

pertengahan tahun ini memang sebuah titik balik di kehidupan saya, banyak yang terjadi, banyak yang membuat saya tersadar, berpikir, dan menata ulang kehidupan, menata ulang hati dan pikiran, menyesuaikan lagi tujuan dan target mendatang dengan keadaan sekarang. Tentunya tidak mudah, butuh beberapa bulan sampai akhirnya menemukan kembali ritme yang sehat tanpa melihat lagi kejadian di belakang.

namun setelahnya pun bukan benar-benar nyaman, setelah berusaha bangkit lagi dan cukup men-settle-kan hati (dengan bantuan dan support teman-teman tersayang), ada lagi yang datang. yang mungkin ini yang membuat perasaan agak tidak tenang belakangan. kesabaran benar-benar diuji, bagaimana saya harus bersikap selagi menunggu waktu yang tepat. saya bukan orang yang pandai menyembunyikan perasaan, dan sebenarnya agak egois, waktu -makin dewasa dan makin mengenal manusia- bisa mengubah kepribadian menjadi lebih koleris dan -pelajaran terdahulu mengajarkan- jangan rela mengorbankan perasaan sendiri demi orang lain. Saya yang sekarang lebih nyaman untuk jujur, dan menunjukkan pendapat saya dengan lebih terbuka. Ternyata hal ini cukup melegakan, karena sebelumnya saya termasuk tipe yang lebih memendam. 

Tapi kadang pada orang tertentu, tidak bisa disetarakan, ada yang lebih nyaman berkomunikasi lewat tulisan, dalam bahasa pesan mungkin? sehingga ketika kita saling berpandangan, kenapa kata-kata seakan membeku, tidak keluar lancar seperti saat pertemuan terjadi secara virtual?

dan hal-hal yang terjadi dan dipikirkan belakangan, membuat semua kemungkinan terasa menekan, apakah saatnya lagi untuk pelan-pelan melepaskan, atau haruskah terus berjuang? karena terbatasnya kemampuan manusia untuk membaca isi hati manusia lainnya, membuat kedua kemungkinan tersebut tidak dapat diputuskan.

3 weeks ago | 2 notes | Permalink
TAGS . curhat . privatenote .
1 month ago | Permalink

Ngobrol sama saudara yg baru datang dari bawen, jawa tengah:

"Keluarga di kampung sudah ga nanam padi, males, ga ada yg ngurus. Mau dijual aja. Sawah-sawah sudah banyak yang dijual, dibeli pabrik bisa dapat 250juta, buat dibangun pabrik."

Katanya indonesia mau swasembada pangan? Tapi gimana bisa kalau semua sawah dijual dibuat pabrik? Petani sekarang rupanya gak mau lagi garap sawah. Bagaimana caranya supaya sawah yang tersisa bisa dioptimasi dan dengan lahan yg terbatas, produksi bisa lebih tinggi?

1 month ago | Permalink
Taqabalallahu minna wa minkum. Selamat idul fitri 1435H. Maaf lahir bathin :-) – View on Path.

Taqabalallahu minna wa minkum. Selamat idul fitri 1435H. Maaf lahir bathin :-) – View on Path.

1 month ago | Permalink
"In the end, we only regret the chances we didn’t take, relationships we were afraid to have, and the decisions we waited too long to make."
2 months ago | Permalink
Pada laut kami bertemu, pada laut kami berpisah. Dipertemukan karena satu tujuan. Sampai jumpa lagi jika jalan hidup kembali berpotongan

Pada laut kami bertemu, pada laut kami berpisah. Dipertemukan karena satu tujuan. Sampai jumpa lagi jika jalan hidup kembali berpotongan

2 months ago | Permalink

everyone’s in love with you

brightlightsloudnoises:

everyone’s in love with you
so I pretend I’m not

I know that if I
climb into
the competition for
your arms
that
I will slip through

that I will
become another face
in a fawning
crowd

another promise
in a feast of promises

so
I have stretched
and strangled
my heart
into
shapes
that
cannot hold
you

so that one day
I may hold you
myself

Pretending that i’m not

2 months ago | 256 notes | Permalink