sudah dua minggu belakangan, pola tidur agak bergeser. Entah kenapa, setiap malam selalu terbangun tiap 2-3 jam. Kalau tidur jam 10 malam, jam 12 terbangun, terbangun lagi jam 2 atau jam 3, terbangun lagi jam 5.

Kata seorang teman, mungkin lagi ada yang dipikirkan? Ya memang, selalu ada yang dipikirkan. Mungkin perasaan kamu lagi gak tenang? hmm… yah memang belakangan ada yang membuat sedikit insecure, tidak tenang akan perasaan diri sendiri yang menyangkut perasaan orang lain. Kadang memang overthinking, bagaimana orang lain memandang dan menilai saya, apakah saya cukup baik bersikap, apakah saya berbicara dan berperilaku baik bagi orang tertentu.

pertengahan tahun ini memang sebuah titik balik di kehidupan saya, banyak yang terjadi, banyak yang membuat saya tersadar, berpikir, dan menata ulang kehidupan, menata ulang hati dan pikiran, menyesuaikan lagi tujuan dan target mendatang dengan keadaan sekarang. Tentunya tidak mudah, butuh beberapa bulan sampai akhirnya menemukan kembali ritme yang sehat tanpa melihat lagi kejadian di belakang.

namun setelahnya pun bukan benar-benar nyaman, setelah berusaha bangkit lagi dan cukup men-settle-kan hati (dengan bantuan dan support teman-teman tersayang), ada lagi yang datang. yang mungkin ini yang membuat perasaan agak tidak tenang belakangan. kesabaran benar-benar diuji, bagaimana saya harus bersikap selagi menunggu waktu yang tepat. saya bukan orang yang pandai menyembunyikan perasaan, dan sebenarnya agak egois, waktu -makin dewasa dan makin mengenal manusia- bisa mengubah kepribadian menjadi lebih koleris dan -pelajaran terdahulu mengajarkan- jangan rela mengorbankan perasaan sendiri demi orang lain. Saya yang sekarang lebih nyaman untuk jujur, dan menunjukkan pendapat saya dengan lebih terbuka. Ternyata hal ini cukup melegakan, karena sebelumnya saya termasuk tipe yang lebih memendam. 

Tapi kadang pada orang tertentu, tidak bisa disetarakan, ada yang lebih nyaman berkomunikasi lewat tulisan, dalam bahasa pesan mungkin? sehingga ketika kita saling berpandangan, kenapa kata-kata seakan membeku, tidak keluar lancar seperti saat pertemuan terjadi secara virtual?

dan hal-hal yang terjadi dan dipikirkan belakangan, membuat semua kemungkinan terasa menekan, apakah saatnya lagi untuk pelan-pelan melepaskan, atau haruskah terus berjuang? karena terbatasnya kemampuan manusia untuk membaca isi hati manusia lainnya, membuat kedua kemungkinan tersebut tidak dapat diputuskan.

4 days ago | 2 notes | Permalink
TAGS . curhat . privatenote .
2 weeks ago | Permalink

Ngobrol sama saudara yg baru datang dari bawen, jawa tengah:

"Keluarga di kampung sudah ga nanam padi, males, ga ada yg ngurus. Mau dijual aja. Sawah-sawah sudah banyak yang dijual, dibeli pabrik bisa dapat 250juta, buat dibangun pabrik."

Katanya indonesia mau swasembada pangan? Tapi gimana bisa kalau semua sawah dijual dibuat pabrik? Petani sekarang rupanya gak mau lagi garap sawah. Bagaimana caranya supaya sawah yang tersisa bisa dioptimasi dan dengan lahan yg terbatas, produksi bisa lebih tinggi?

1 month ago | Permalink
Taqabalallahu minna wa minkum. Selamat idul fitri 1435H. Maaf lahir bathin :-) – View on Path.

Taqabalallahu minna wa minkum. Selamat idul fitri 1435H. Maaf lahir bathin :-) – View on Path.

1 month ago | Permalink
"In the end, we only regret the chances we didn’t take, relationships we were afraid to have, and the decisions we waited too long to make."
1 month ago | Permalink
Pada laut kami bertemu, pada laut kami berpisah. Dipertemukan karena satu tujuan. Sampai jumpa lagi jika jalan hidup kembali berpotongan

Pada laut kami bertemu, pada laut kami berpisah. Dipertemukan karena satu tujuan. Sampai jumpa lagi jika jalan hidup kembali berpotongan

2 months ago | Permalink

everyone’s in love with you

brightlightsloudnoises:

everyone’s in love with you
so I pretend I’m not

I know that if I
climb into
the competition for
your arms
that
I will slip through

that I will
become another face
in a fawning
crowd

another promise
in a feast of promises

so
I have stretched
and strangled
my heart
into
shapes
that
cannot hold
you

so that one day
I may hold you
myself

Pretending that i’m not

2 months ago | 256 notes | Permalink
"Trust your gut and off you go.
Be a proactive, not reactive."
Dhila Adha
2 months ago | Permalink
2 months ago | 8,028 notes | Permalink

a wishlist

so welcoming June, my born month, i’d like to post a wishlist. just a reminder for myself that sometimes life is worth something you need. well maybe its just so childish for wanting somethings so bad but let me be not so serious this time. at least i know what i want now

a substitute for my galaxy tab 10’ + bb torch + lumia 710. i dont know why i should have 3 gadgets because they all are gifts and now i just want ONE and throw/ sell/ give them all. note 3/ galaxy 8’/ an xperia may sounds good. not too pricey one.

canon dslr at any series. i just in love for dslr after tried my-ex’s. he took his canon back and i want it too. well, a mirrorless would be nicer actually.

a nice watch & a wallet. well because somehow it reminds me of ….. past time memories. let’s not talk about it now. (oh well there are soooo a lot of things in my room i wanna change. to throw and burn them away, like i want to burn all my memories)

john green’s a fault in our stars

a mousepad with wrist cushion

an aviator. too bad my old aviator is stolen :( i need sunnies! anything oversized or square one is acceptable.

any tangible thing is never enough for human needs. i dont usually ask, so i write just for myself. haha.. except it all, i want to be happy, to make my parents and my sisters happy, to be always in God’s blessing, and to have someone i can share anything without asking more, have a strong and loyal heart, never cheat and never lie.

3 months ago | Permalink